Manfaat Penting Mengkonsumsi Omega-3

by Ummi on July 1, 2015

Omega 3 memiliki tiga jenis yang utama, yakni Alpha Linolenic Acid (ALA), Eicosa Pentaenoic Acid (EPA) dan Docosa Hexaenoic Acid (DHA). Ikan berlemak seperti salmon, cod, dan hering adalah sumber terbaik dari Omega-3, sehingga berarti akan sangat sulit bagi orang yang tidak biasa makan ikan mendapatkan jumlah yang memadai akan asam lemak esensial ini. Maka, bagi kamu yang vegetarian, minyak flaxseed, biji chia, ganggang dan minyak rami adalah beberapa sumber alternatif terbaik dari Omega-3. Simak terus alasan pentingnya menyertalan Omega-3 dalam dietmu pada ulasan berikut ini:

Manfaat Omega-3

1. Omega-3 membuat Pikiranmu tetap tajam

Ada alasan mengapa ikan ditunjuk sebagai ‘makanan untuk kecerdasan otak’. Sekitar 60 % otak kecerdasanmu terdiri dari lemak, dan meningkatkan asupan omega-3 telah terbukti mampu meningkatkan kesehatan otak mulai dari bayi hingga manula. Berdasarkan studi yang terbit di Cerebral Cortex pada Juni 2013, subjek orang dewasa telah mengalami peningkatan dalam performa kognitif dan langkah-langkah berpikir kompleks saat mereka diberi 2,2 gram omega-3 (EPA/DHA) setiap harinya. Omega-3 meningkatkan kesehatan otak dengan cara membantu mempertahankan sirkulasi yang sehat (aliran darah ke otak) dan menyediakan struktur dan integritas bagi membran sel di dalam otakmu.

2. Omega-3 mungkin bisa membuatmu tetap ramping

Penelitian tentang populasi menunjukan adanya korelasi antara obesitas dan kadar omega-3 yang rendah. Dalam studi yang dilakukan pada 124 orang dewasa, orang yang memiliki kadar Omega-3 lebih rendah, memiliki indeks massa berat badan (BMI) dan ukuran paha dan lengan yang lebih besar, dibandingkan dengan orang dewasa yang memiliki kadar Omega-3 yang lebih tinggi. Mereka juga menyediakan keuntungan metabolik dan merangsang hormon, sehingga membantumu mengontrol seberapa banyak kamu makan, dan mengaktiffkan tubuh untuk membakar lemak sebagai bahan bakar.

3. Mengurangi resiko beberapa kanker tertentu

Dalam beberapa studi, omega-3 mampu menekan pertumbuhan jalur garis sel tumor. Dalam sebuah analisa terkini (2015) menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi asam lemak Omega-3 dalam kadar lebih tinggi memiliki 14% pengurangan resiko terkena kanker payudara.

4. Membuatmu panjang umur

Stroke merupakan penyebab kematian terbesar nomer 4 di Amerika, sedangkan 80% stroke masih bisa dicegah. Omega-3 termasuk makanan yang menyehatkan bagi jantung. Beberapa penelitian menduga Omega-3 berperan besar dalam mengurangi resiko terjadinya stroke, dengan mengurangi beberapa faktor resiko pemicu stroke yang masih bisa dikontrol, meliputi tekanan darah tinggi, diabetes, dan atheros clerosis.

5. Meningkatkan kesehatan kulit

Penelitian menunjukkan bahwa diet kaya buah-buahan dan sayuran bisa membantu melindungi kulit dari matahari yang berbahaya, dan dari tanda-tanda penuaan serta kerusakan, dan Omega-3 juga bisa memberikan manfaat yang sama. Seringkali kerusakan kulit terjadi akibat paparan sinar matahari dan respon yang ditimbulkan pada tingkatan sel. Studi terbaru menemukan bahwa Omega-3 membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Selain itu, Omega-3 juga berperan penting dalam membantu mencegah kanker kulit.

6. Meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi kolesterol jahat

Diet yang kaya omega-3 dan sedikit lemak jenuh membantu kadar kolesterol baik (HDL) tetap tinggi dan menjaga kadar kolesterol jahat (LDL) tetap rendah. Inilah mengapa American Heart Association merekomendasikan bagi orang dewasa untuk memakan setidaknya 2 sajian ikan (terutama Ikan berlemak) setiap minggunya untuk mendapatkan sekitar 500 mg hingga 1 gr omega-3.

7. Meningkatkan suasana hati

Bukti menunjukkan bahwa omega-3 juga dapat membantu meringankan depresi dan gangguan kesehatan mental lainnya. Studi berbasis populasi menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak ikan dan makanan laut lain dan menjalani diet yang kaya omega-3 telah mampu mengurangi resiko depresi dan depresi pasca melahirkan. Uji klinis pada manusia telah menemukan bahwa asam lemak omega-3 juga dapat membantu mengurangi resiko beberapa tahapan psikotik bagi penderita skizofrenia.