Mineral Dan Vitamin Terbaik Untuk Obati Jerawat

by Ummi on October 16, 2016

Jerawat bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia. Meski jerawat biasanya diderita oleh kalangan remaja dan terkadang pada wanita yang mengalami menopause, namun faktanya jerawat telah menyerang lebih dari 17 juta penduduk di Amerika Serikat. Jerawat akan muncul saat terjadi ketidakseimbangan hormon. Ketika kelenjar minyak memproduksi lebih banyak minyak daripada biasanya, pori-pori kulit akan tersumbat, sehingga memungkinkan tumbuhnya bakteri.

Ada banyak sekali cara yang bisa kamu tempuh untuk mengatasi jerawat membandel yang kamu derita. Para peneliti sudah lama menunjukkan untuk menggunakan krim anti jerawat seperti benzoyl peroxide, antibiotic seperti tetracycline, hingga obat oral yang mengandung vitamin A, seperti isotretinoin (Accutane) untuk mengobati jerawat yang sedang hingga parah. Namun sebagai alternative, sebagian orang akan lebih memilih cara alami untuk mengatasi jerawat, seperti dengan meminum suplemen mineral dan vitamin. Ingin tahu ramuan alami apa saja yang bisa bekerja untuk mengobati jerawatmu ? simak ulasannya berikut ini ;

Vitamin A

Vitamin A merupakan salah satu ramuan alami untuk jerawat, namun kamu perlu memastikan bahwa kamu menggunakan vitamin ini dengan cara yang tepat. Suplemen vitamin A oral, tidak akan bisa bekerja layaknya vitamin A oles (topikal), menurut ahli klinik di University of Michigan.

Faktanya, mereka memperingatkan untuk tidak mengambil suplemen vitamin A, karena hal itu justru akan memberikan dampak yang buruk ketimbang hal yang baik. Disebabkan vitamin A adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak, maka mereka bisa menumpuk di dalam tubuhmu, dan asupan tinggi vitamin A yang melebihi 10.000 IU bisa menjadi racun. Hal ini terutama selama menjalani masa kehamilan, sehingga wanita yang sedang hamil atau merancanakan untuk hamil harus berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memulai untuk minum suatu suplemen apapun.

Namun sebagai obat oles, vitamin A akan sangat membantu dengan masalah jerawatmu. Kebanyakan obat topikal secara kimiawi akan mengubah vitamin A menjadi retinoid yang dapat kamu terapkan untuk kulit. Menurut Mayo Clinic, retinoid adalah pengobatan yang paling efektif untuk jerawat karena kemampuan mereka untuk menumbuhkan dan menyembuhkan kulit dengan cepat, sehingga kamu cepat kembali memiliki kulit yang segar.

Beberapa merek retinoid populer – dalam urutan memiliki efek samping yang minimal – diantaranya adalah Tazorac, Differin, dan Accutane. Namun kamu hanya bisa mendapatkan mereka sesuai dengan resep dokter.

Wanita hamil sebaiknya tidak mengambil retinoid. Zat ini juga bisa melemahkan perlindungan UV alami kulitmu, sehingga orang harus berhati-hati untuk menghindari paparan lama terhadap matahari dan menggunakan tabir surya.

Zinc (seng)

Zinc adalah suatu mineral yang juga bisa membantu menyembuhkan jerawat. Kamu bisa mengkonsumsinya sebagai suplemen oral atau sebagai obat oles. Sebuah tinjauan terbaru dari studi sebelumnya tentang topik ini menemukan bahwa zinc dapat menurunkan produksi minyak di kulit, dan dapat melindungi terhadap infeksi bakteri dan peradangan.

Kamu hanya perlu sejumlah kecil zinc dalam tubuh. The Institute of Medicine menyarankan asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 8-11 miligram (mg). Ada beberapa bukti bahwa dosis yang relatif aman dari 30 mg dapat membantu mengobati jerawat. Zinc dalam jumlah tinggi mungkin berbahaya. Beberapa orang telah melaporkan menjadi sakit akibat mengambil terlalu banyak zinc, dan asupan zinc yang berlebihan dapat menyebabkan kekurangan tembaga.

Losion topikal yang mengandung zinc juga dapat membantu mengatasi jerawat. Salah satu studi menemukan bahwa mengoleskan losion dari 1,2 persen zinc asetat dan 4 persen eritromisin secara signifikan dua kali lipat dalam membersihkan kulit.

Mitos & fakta

Kita tadi telah membahas tentang bagaimana vitamin A dan zinc dapat membantu mengatasi jerawatmu, tetapi kamu juga mungkin pernah mendengar bahwa vitamin E juga mungkin bisa digunakan sebagai obat jerawat. Hubungan jerawat dengan vitamin E tidak diteliti sebegitu mendetil seperti layaknya studi pada vitamin A atau zonc. Namun, dalam penelitian terbaru, para penderita jerawat ternyata terbukti memiliki kekurangan vitamin E, A, dan zinc. Jadi tidak ada salahnya untuk memastikan bahwa kamu juga mendapatkan asupan harian yang direkomendasikan dari vitamin E, yakni sebesar 15 mg.

Minyak tea tree juga mungkin dapat membantu dengan jerawatmu. Dalam sebuah penelitian, 30 orang menggunakan gel tea tree oil selama 45 hari, dan 30 orang menggunakan plasebo. Mereka yang menggunakan gel bisa melihat perbaikan yang lebih besar dalam jerawat mereka

Tea tree oil merupakan alternatif yang baik untuk benzoil peroksida, bahan terkenal yang digunakan dalam krim jerawat. Ini memiliki efek yang sama, yakni memusnahkan bakteri dan mengurangi produksi minyak. Keduanya tersedia dengan mudah, tapi tea tree oil tampaknya menyebabkan efek samping yang lebih sedikit seperti gatal-gatal, terbakar, dan mengelupas.