Olahraga Bagi Ibu Hamil

by Siti Eka Kurniyati on December 4, 2015

Adalah mitos bagi yang menganggap Olahraga bagi ibu hamil itu berbahaya bagi kandungan. Justru dengan berolahraga bisa bermanfaat bagiĀ  ibu hamil dan akan membantu perkembangan otak janin. Ibu hamil akan menjadi fit dan terhindar dari depresi.

jenis olahraga yang aman untuk ibu hamilYang perlu disiapkan sebelum ibu melakukan olahraga saat hamil adalah air mineral dan camilan sehat untuk dikonsumsi setelah berolahraga dan gunakanlah pakian olahraga yang nyaman, tidak terlalu ketat dan tebal. Usahakan juga untuk tidak berolahraga di luar ruangan jika cuacanya sedang panas. Nah, jika semuanya sudah siap, olahraga apa saja yang bagus untuk ibu hamil?

Berenang

Berenang merupakan olahraga yang bagus untuk kehamilan pada tri semester awal dan kedua. berenang bagus untuk kesehatan otot-otot besar seperti otot tangan dan otot kaki, melatih kardiovaskular jantung dan akan mempermudah untuk menurunkan berat badan yang over weight. Berenanglah 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit dengan istirahat sebentar dan meminum segelas air mineral di tengah-tengah kegiatan berenang. Gunakanlah gaya bebas atau gaya dada yang hanya membutuhkan sedikit tenaga. Gaya punggung juga bagus untuk ibu hamil, air dapat mengurangi efek gravitasi pada tubuh dan gaya ini akan melancarkan peredaran darah. Bagi ibu hamil yang sudah memasuki tri semester kedua sebaiknya dengan cara yang lambat dan lembut serta tidak memaksakan diri.

Jogging / Berjalan Kaki

Jogging bisa dilakukan pada tri semester pertama kehamilan dan dilakukan dengan hati-hati. Bagi ibu hamil yang sebelumnya tidak pernah jogging lebih baik berjalan kaki saja. Pilihlah sepatu yang nyaman untuk berlari atau berjalan kaki dan usahakan jangan melakukan aktifitas ini dalam cuaca terik dan carilah rute dengan tanah yang lapang dan datar. Lakukan aktifitas ini selama 20 sampai 30 menit setiap harinya, dan bila sudah memasuki tri semester kedua sebaiknya bagi ibu hamil hanya berjalan pelan saja. Jangan lupa untuk membawa bekal air minum putih agar tidak terkena dehidrasi.

Senam Kegel

Senam kegel dilakukan dengan cara mengencangkan otot panggul seperti saat kita sedang menahan kencing. Senam kegel mampu mengencangkan serta menguatkan dasar panggul serta mempersiapkan otot-otot untuk proses persalinan. Lakukan senam kegel selama 3 sampai 10 detik sebanyak 4 kali sehari.

Relaksasi dan Yoga

Berlatihlah pernafasan agar kamu terhindar dari stress dan mengurangi ketegangan tubuh. Jika perlu ikutilah latihan yoga khusus untuk ibu hamil.

Senam Hamil

Senam hamil dapat menyehatkan bagi si ibu dan akan membantu melenturkan dan menguatkan otot-otot yang diperlukan saat proses persalinan sehingga proses melahirkan akan mudah dan lancar. Sebaiknya ibu hami melakukan senam hamil didampingi oleh ahli bukan hanya melihat pada video atau DVD. Selain itu, dengan mengikuti kelas senam hamil, ibu hamil akan berinteraksi dengan sesame ibu hamil lain dan mendapat pengetahuan yang luas. (baca: manfaat senam hamil)

Aktifitas Sehari-haari

Bagi ibu hamil yang sudah memasuki tri semester akhir, kegiatan sehari-hari sudah bisa dikatakan sebagai olahraga dan jika ingin lebih bergerak, ibu hamil tri semester akhir bisa melakukan jalan kaki dengan didampingi orang lain.

Saat sedang hamil memang tidak disarankan untuk melakukan aktifitas yang berat termasuk olahraga berat. Jika ibu hamil mengalami pembengkakan setelah olah raga, atau rasa pusing berkunang-kunang, jantung berdebar kuat, sakit pada perut dan efek negative lain sebaiknya lekas menghentikan aktifitas kamu. Konsultasikanlah ke dokter kandungan olahraga apa yang cocok untuk kamu saat sedang hamil.