Pelembab Alami Terbaik Untuk Kulit Kering

by Ummi on November 27, 2016

Diantara hembusan angin yang dingin dan udara panas yang kering, bulan-bulan musim dingin bisa merusak kulit kita dan menyebabkan kulit menjadi kering. Diantara tanda-tanda kulit kering meliputi kekakuan kulit, kulit terasa kasar, kemerahan dan gatal. Dan banyak dari kita membuat kulit yang pecah-pecah semakin bertambah parah dengan menggunakan pembersih dan toner keras yang sebetulnya tidak begitu penting, ujar dermatologist Lisa Donofrio, MD. Banyak orang yang mencuci wajahnya dengan pembersih yang menghilangkan minyak, lalu memakai penyegar dengan bahan yang semakin menghilangkan minyak alami kulit, sehingga kulit mereka terasa kering dan butuh memakai pelembab. Namun jika kamu membersihkan kulit dengan sesuatu yang tidak mengikis minyak alami kulit, kamu tidak perlu menggunakan pelembab sebenarnya.

pelembab untuk kulit kering

Namun jika kulitmu merasa kehausan dan meminta untuk dilembabkan sekarang? Maka cobalah menggunakan pelembab alami yang terbuat dari superfood berikut ini yang terbukti baik bagi kulit kering :

Susu & madu

Rauplah manfaat dari kedua makanan ini dalam satu botol sekaligus. Menurut Donofrio, asam laktat dan lemak dalam susu sangat ampuh untuk menenangkan kulit yang teriritasi saat diterapkan secara topikal (dioles). Buatlah kompres susu dingin di rumah dengan merendam kain bersih ke dalam semangkuk susu dingin dan terapkan ke kulit yang teriritasi dan pecah-pecah, atau coba campurkan susu dingin ke body losion yang mengandung susu dan madu. Madu, tidak hanya merupakan humektan alami, yang berarti menarik dan mengikat kelembaban, namun juga memiliki khasiat antibakteri dan antijamur yang membantu melawan kuman yang hidup di permukaan kulit.

Minyak kelapa

Selain bisa menjadi pelembab alami, minyak kelapa juga dapat memberikan khasiat antibakteri, antijamur, dan antivirus, ujar Donofrio. Cobalah menggunakan krim kelapa mentah, yang belum dimurnikan dan cukup lembut untuk kulit yang cenderung berjerawat.

Minyak zaitun

Ada lebih sedikit tanda-tanda penuaan yang muncul pada seseorang yang mengkonsumsi lebih banyak minyak zaitun dibanding dengan orang yang tidak mengkonsumsinya. Hal ini disebabkan minyak zaitun dikemas dengan polifenol, sejenis senyawa tanaman dengan perangkat antioksidan. Minyak zaitun juga sering digunakan sebagai bahan utama dalam produk pelembab yang menghidrasi.

Kedelai

Baik digunakan secara topikal (oles) atau dikonsumsi secara langsung, kedelai dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah pengrusakan kolagen, kata Donofrio.

Teh hijau

Teh hijau dapat melindungi tubuh terhadap sinar UV baik bila digunakan secara topikal dan ketika diseduh untuk diminum, kata Donofrio. Teh hijau topikal, seperti jenis yang ditemukan dalam produk Organic Green Tea and Arnica Under-Eye Serum, juga telah diketahui untuk memperbaiki masalah rosacea, jerawat, dan eksim.