Pengaruh Buruk Stress Terhadap Kulitmu

by Ummi on June 18, 2015

Apakah kamu merasa wajahmmu sudah mulai keriput dan muncul garis halus? Atau kamu memiliki eksem dan jerawat yang di luar kewajaran? Waspadalah! Bisa jadi, stress adalah biang keroknya. Stress sangatlah buruk bagi keseluruhan kesehatan dan kondisi kita. Tidak hanya itu saja, stress juga akan mempengaruhi kulit kita. Lalu seberapa burukkah efek stress terhadap kulit?

pengaruh stress terhadap kulit

Saat sedang tertekan dan stress, otak kita akan mengirimkan sinyal ke sistem syaraf untuk menuju ke mode ‘bertempur’ (fight). Saat hal ini terjadi, kita akan melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol dan senyawa kimia seperti Histamin ke aliran darah, yang memiliki pengaruh langsung terhadap bagaimana cara kulit bisa berfungsi dan menyembuhkan diri. Maka, banyak hal buruk yang mulai terjadi pala kulit, termasuk penghancuran kolagen, perubahan struktur DNA dalam kulit, penurunan kemampuan menyembuhkan diri sendiri, peningkatan produksi radikal bebas dan semua hal yang akan menuakan dan merusak kulit.

Disamping itu, kadar hormon kortisol yang tinggi dan dalam waktu yang lama, bisa mengganggu fungsi daya tahan tubuh kita, sehingga menyebabkan peradangan dalam tubuh. Dan pada gilirannya, hal ini akan bisa memperburuk atau bahkan memicu kondisi seperti jerawat, eksem dan psoriasis. Jadi, saat kulit kita terkena stress, kulit tidak bisa bertindak dengan sewajarnya, kehilangan kesimbangan, teriritasi, dan kehilangan kilau sehat alaminya sehingga menjadi tampak kering dan kusam. Secara umum, stress akan mempengaruhi kulit seseorang dalam berbagai cara yang berbeda. Gejala pengaruh stress terhadap kulit seseorang diantaranya : percepatan tanda penuaan, munculnya jerawat, iritasi, dehidrasi atau kulit yang sekedar kusam dan terlihat kering.

Agar kulitmu terlindung dari pengaruh stress, maka segera temukan sesuatu yang bisa membantumu menghilangkan stress dan membuatmu bahagia seperti menjalani hobi kesukaanmu, melakukan meditasi, yoga atau membaca novel favorit. Waspadai pula, karena kita akan cenderung melakukan kebiasaan buruk saat sedang stress seperti meminum kopi, merokok, ngemil makanan yang asin dan manis, serta masih banyak yang lain. Semua hal buruk ini akan memperparah kerusakan kulit baik dalam jangka pendek / jangka panjang. Jadi, sebisa mungkin usahakan untuk menghindari hal ini dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih sehat misalnya dengan makan makanan penghilang stress seperti cokelat pekat atau yang kaya omega-3, antioksidan, magnesium, vitamin B komplek dan vit D untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat kesehatan kulitmu.