Pengertian, Manfaat, & Efek Samping Mikrodermabrasi

by Ummi on October 12, 2015

Mikrodermabrasi merupakan salah satu teknik perawatan kecantikan mutakhir yang dulu hanya terbatas untuk kalangan artis Hollywood, namun kini sudah umum sekali digunakan banyak orang. Bisanya mikrodermabrasi juga sering diistilahkan dengan “instant facelift”, sebuah alternatif yang lebih efektif daripada prosedur yang lebih invasif dan mahal seperti operasi plastik, chemical peel, dan suntik Botox. Bahkan baru-baru ini, semakin banyak orang yang mencobanya sebagai ganti dari bedah kosmetik.

pengertian mikrodermabrasi

Lalu, apa itu sebenarnya mikrodermabrasi? Apa saja yang ditawarkan oleh perawatan ini dan apa efeknya bagi wajahmu? Apa kamu perlu bantuan seorang dokter ahli, atau apa kamu bisa melakukannya sendiri di rumah? Berikut ini akan kami ulas secara lengkap mengenai informasi seputar mikrodermabrasi :

Pengertian mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah istilah umum untuk pengaplikasian butiran kasar super kecil untuk mengikis lapisan permukaan kulit. Banyak sekali produk dan perawatan yang menggunakan metode ini, termasuk prosedur medis, perawatan salon, bahkan krim dan scrub yang bisa kamu terapkan sendiri di rumah. Mikrodermabrasi biasanya dilakukan di bagian wajah, leher, lengan, dan tangan. Sebelum lebih jauh memahami tentang teknik Mikrodermabrasi, penting bagi kamu untuk tahu lebih dulu tentang bagaimana cara kerja dari kulitmu.

Kulit manusia terdiri dari dua lapisan utama, Epidermis dan Dermis. Epidermis adalah lapisan yang terdekat dengan dunia luar. Ini merupakan satu set sel kulit mati yang berada di atas lapisan sel-sel kulit yang lain yang sedang dalam proses pematangan. Lapisan epidermis paling atas disebut dengan Stratum korneum, yang sebagian besar bertindak sebagai penghalang antara dunia luar dan lapisan kulit yang lebih rendah, sehingga membuat semua hal tidak bisa masuk ke kulit kecuali molekul yag terkecil.

Saat kamu meletakkan losion atau krim ke kulitmu, sebagian kelembabannya akan masuk melewati stratum korneum, namun tidak semuanya. Sehingga, lapisan ini menjadi rumah bagi banyak ketidaksempurnaan kulit kecil seperti garis kerutan dan noda.

Semua tindakan dalam mikrodermabrasi berlangsung di tingkat stratum korneum. Berhubung mikrodermabrasi hanya benar-benar menargetkan epidermis (bukan dermis), maka akan lebih akurat jika disebut dengan mikro-epi-dermabrasi. Dan perlu kamu ketahui, mempengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam dari epidermis, akan menyakitkan dan berbahaya, dan akan beresiko secara permanen jika kamu menanamkan butiran kecil kedalamnya.

Manfaat mikrodermabrasi

Entah itu dilakukan dengan menggunakan produk sendiri di rumah atau oleh tenaga profesional dengan alat yang khusus, prinsip dari mikrodermabrasi sebetulnya sama saja. Idenya adalah bahwa jika kamu menghilangkan atau menghancurkan stratum korneum, tubuh akan menafsirkannya sebagai cidera ringan dan segera menggantikan sel kulit yang hilang dengan lapisan sel yang baru dan masih sehat. Dalam beberapa jam pertama setelah perawatan, hal ini akan menyebabkan bengkak (edema) yang ringan, dan kemerahan di kulit (eritema). Tergantung dengan masing-masing individu, efek samping ini bisa berlangsung mulai dari satu jam hingga dua hari lamanya.

Proses ini memiliki beberapa efek yang bermanfaat. Dengan hilangnya stratum korneum, lapisan permukaan kulit akan meningkat. Proses penyembuhan yang membawa serta sel kulit baru, akan membuat kulit tampak dan terasa lebih halus. Beberapa ketidaksempurnaan kulit yang terlihat, seperti sengatan matahari, noda dan garis halus, akan hilang. Juga, tanpa adanya stratum korneum yang bertindak sebagai penghalang, krim dan losion obat akan menjadi lebih efektif karena lebih banyak bahan aktif dan kelembaban yang bisa masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam. Karena mikrodermabrasi akan menghilangkan sementara kelembaban dari kulit, maka selalu ikuti dengan pengaplikasian krim pelembab setelahnya.

Studi awal menduga bahwa perawatan mikrodermabrasi yang terus diulang secara berkala bisa mempengaruhi cara tumbuh lapisan kulit yang ada di bagian bawah, begitu juga akan menghilangkan noda yang lebih dalam dari waktu ke waktu. Beberapa bukti tampaknya mengindikasikan bahwa kelembaban kulit yang hilang dengan cepat mungkin bisa menjadi pemicu lapisan kulit yang lebih rendah untuk bekerja lebih keras dalam mempercepat naiknya sel kulit yang sehat ke permukaan.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2