Penyebab & Cara Mengatasi Jerawat Di Dahi

by Ummi on September 18, 2015

Jerawat bisa bermunculan di bagian wajah mana saja. Namun biasanya, jerawat yang muncul di dahi, tepatnya di atas jembatan hidung, dan berada di tengah dahi, bisa berjumlah banyak, hingga mencapai ratusan buah. Dan lebih parahnya, jerawat yang ada di dahi bisa sangat menyakitkan bahkan membuat penampilan kita semakin bertambah buruk. Lalu, apa yang menyebabkab jerawat muncul di daerah dahi? Dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ulasan lengkapnya :

cara mengatasi jerawat di dahi

Penyebab munculnya jerawat di dahi

Jerawat di dahi bukanlah sekedar masalah kosmetik saja. Ada banyak hal yang lebih mendalam yang bisa menjadi penyebabnya, diantaranya adalah :

  • Pori-pori kulit yang tersumbat
  • Ketombe di rambut
  • Kulit kepala yang berminyak
  • Masalah pencernaan
  • Obat-obatan dan masalah hormonal
  • Produk rambut
  • Stress berlebihan
  • Terlalu sering melakukan eksfoliasi
  • Penggunaan topi, penutup kepala, dan helm

Cara mengatasi jerawat di dahi

Setelah kamu tahu apa saja yang menjadi penyebab jerawat di dahi, maka yang lebih penting adalah menemukan solusi yang bisa menyingkirkannya. Maka, yang pertama kali yang perlu kamu lakukan adalah memastikan bahwa kamu menghilangkan semua penyebab tadi dari rutinitas harianmu. Selanjutnya, berkonsentrasilah melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini adalah 10 cara untuk mencegah munculnya jerawat di dahi dan mengurangi setiap jejak yang sudah ada sebelumnya :

Rajin membersihkan, menyegarkan,dan melembabkan (3M) wajah

Ketiga M tersebut sangatlah penting, sepenting kita menyikat gigi sehari-hari. Bayangkan jika kamu tidak sikat gigi satu hari saja? Akan sangat mengerikan bukan? Begitu juga dengan membersihkan, menyegarkan,dan melembabkan wajah, seharusnya juga menjadi ritual harian yang harus selalu kamu lakukan.

Selain itu, kamu juga perlu melakukan teknik penguapan (steaming) untuk menjaga agar pori-porimu tidak tersumbat dan sehat, dan mencegah munculnya bekas jerawat. Namun pastikan juga bahwa kamu tidak menggunakan pelembab yang berbahan dasar minyak, khususnya untuk area dahimu.

Baca juga : http://werno-werno.com/10-tips-dasar-membersihkan-wajah/

Gunakan shampoo anti ketombe dan jauhkan ketombe dari rambutmu

Ketombe adalah salah satu alasan utama pemicu jerawat di dahi. Serpihan kulit mati (ketombe) yang berjatuhan di dahimu dapat menyebabkan jerawat entah karena adanya infeksi atau pori-pori yang tersumbat.

Jadi, atasi masalah ketombemu dan juga pastikan bahwa kamu menggunakan shampoo anti ketombe yang bagus, yang tidak mengandung bahan kimia yang bisa membuatmu alergi. Hal ini akan memberikan manfaat ganda. Selain bersih dari jerawat di dahi, kamu juga bisa ucapkan selamat tinggal pada ketombe.

Diet yang bergizi seimbang

Masalah saluran pencernaan juga sering menjadi alasan untuk pemicu terburuk jerawat di dahi. Hindari makanan yang terlalu pedas jika kamu memiliki kulit yang rentan berjerawat. Terlalu banyak rempah-rempah yang akan menghangatkan tubuhmu seperti cabe dan lada akan sangat berbahaya dan harus dihindari terutama di bulan-bulan musim kemarau.

Cobalah pertahankan diet seimbang yang tidak terlalu banyak mengandung lemak. Lemak yang kamu konsumsi juga sebaiknya berupa lemak baik yakni lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang biasa terdapat pada alpukat dan kacang-kacangan, dan kurangi lemak jahat yang biasanya berasal dari makanan junk food.

Disamping itu, minum cukup air adalah suatu keharusan untuk meminimalkan peluang munculnya jerawat di dahi karena itu akan membuat saluran pencernaanmu tetap bersih dan lancar. Buah dan sayuran berwarna hijau juga harus ditambahkan dalam dietmu karena mereka menawarkan serat yang cukup untuk membersihkan saluran cerna yang bisa mengurangi jerawat.

Rutin berolahraga

Apa hubungannya olahraga dengan jerawat? Tahukah kamu, saat kamu berkeringat sehabis olahraga, pori-pori kulitmu yang tersumbat akan menjadi terbuka dan selain itu, berkeringat adalah salah satu bentuk dari mengeluarkan racun (detoksifikasi).  Jadi, selama proses olahraga, kamu akan mendetoksifikasi kulitmu, disamping juga bisa mengurangi berat badan.

Hindari bahan eksfoliasi  kimiawi

Sebagian besar orang yang memiliki kulit rentan berjerawat juga cenderung memiliki kulit yang sensitif. Lalu, apa yang diisyaratkan oleh kulit yang sensitif? Jelas kulit sensitif tidak bisa mengakomodasi untuk produk eksperimental yang ingin kamu coba untuk wajahmu dengan terlalu sering, seperti eksfoliasi.

Eksfoliasi atau mengelupas kulit mati pada wajah memang bagus bagi kulitmu, karena akan membantu memunculkan lapisan kulit yang segar dengan menghilangkan sel-sel mati. Namun disisi lain, terlalu banyak melakukan eksfoliasi bisa menyebabkan jerawat akibat ketegangan yang berlebihan dan iritasi yang kamu rasakan pada kulitmu. Apalagi jika kamu menggunakan bahan ekfoliasi kimiawi karena kulitmu akan lebih sensitif terhadap bahan kimia. Maka itu, ide lebih baik jika kamu membuat sendiri bahan eksfoliasi alami seperti gula, dan pisang untuk dijadikan sebagai scrub pengelupas sel kulit mati.

Jaga kebersihan topi dan helm milikmu

Kebersihan pribadi harus terus dipantau untuk menjauhkan hampir semua masalah kesehatan. Sebagian besar masalah kulit sering terjadi akibat kondisi sanitasi yang buruk atau infeksi bakteri. Dan kamu tentu sudah tahu bahwa bakteri biasanya berkembang biak di tempat yang lembab. Seringkali setelah menggunakan helm atau topi di hari yang super terik, kita begitu saja melepasnya dan meletakkanya dalam keadaan penuh keringat dan tidak terawat.

Akibatnya, mereka menjadi lahan perkembangbiakan bagi bakteri. Untuk mencegah hal itu terjadi, letakkan kain katun bersih dibawah helm untuk menyerap kelembaban atau pastikan topi atau helmnya dibersihkan sebelum dipakai lagi.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2