Penyebab Wajah Menjadi Bengkak

by Ummi on November 19, 2016

Apakah kamu pernah mengalami, saat bangun tidur wajahmu tampak seperti ikan buntal? Meski saat kamu bertambah gemuk bisa membuat wajahmu terlihat lebih menggembung seperti biasanya, masih ada beberapa alasan mengejutkan yang menyebabkan wajahmu menjadi bengkak, seperti pada ulasan berikut ini :

penyebab wajah bengkak

Infeksi sinus

Jika dinding sinusmu (yakni rongga kecil yang berisi udara yang terletak antara mata dan dibalik dahi, hidung, dan tulang pipi) mengalami peradangan atau terinfeksi, mereka bisa tersumbat oleh lendir. Tekanan tersebut mengakibatkan rasa nyeri di sekitar mata, cairan berwarna kuning kehijauan yang keluar dari hidung, dan sakit kepala berdebar, dan terkadang, wajah bengkak. Seringkali, infeksi tersebut disebabkan oleh virus, sehingga kamu tidak perlu antibiotik. Sebagai gantinya, kamu cukup beristirahat, minum banyak cairan, dan meminum obat antihistamin yang dijual bebas di pasaran.

Abses gigi (kantung nanah)

Memiliki gigi yang retak atau pecah atau gigi berlubang yang tidak diobati, dapat memungkinkan bakteri untuk menyelinap ke dalam bagian pulpa gigi, di mana mereka dapat berkembang biak. Infeksi tersebut menghasilkan koleksi nanah dan pembengkakan di sekitar gigi atau gusi. Kamu akan mengalami sakit gigi parah dan rahang bengkak. Dokter gigi dapat meresepkan antibiotik dan kemungkinan akan harus melakukan pembedahan saluran akar untuk menghapus saraf yang terinfeksi; Sementara itu, bilasan air asin (air garam) dan obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol dan ibuprofen yang dapat di beli bebas di pasaran dapat membuat kamu merasa lebih nyaman.

Sindrom Cushing

Kamu mungkin tahu kortisol dikenal baik sebagai hormon stres yang terkenal. Tetapi kortisol juga membantu mengatur tekanan darah, gula darah, dan membinasakan hal-hal lain. Ketika kelenjar adrenal terlalu banyak memompa keluar hormon kortisol, maka menyebabkan sindrom Cushing, suatu kondisi yang mempengaruhi perempuan hampir tiga kali lebih sering dibandingkan pria. Sindrom ini ditandai dengan wajah berbentuk bulan yang bulat (moon face), kulit yang mudah sekali memar, dan rambut tubuh yang tumbuh lebih tebal atau lebih banyak. Ini sering terjadi dalam seseorang yang telah menggunakan steroid seperti prednisone untuk mengobati kondisi seperti penyakit autoimun (lupus). Jika kamu sedang dalam pengobatan, dan mengalami gejala tersebut, maka temuilah pakar medis. Seringkali, kondisi ini dapat diobati dengan obat atau operasi.

Alergi

Selain menyebabkan mata merah dan kotak tisu yang kosong dengan cepat, reaksi alergi terhadap makanan, serbuk sari, obat, atau zat-zat lainnya dapat menyebabkan peradangan wajah, terutama di sekitar mata dan hidung. Obat anti alergi yang dijual bebas di pasaran dapat mengatasi peradangan tersebut, tetapi cobalah untuk melakukan meditasi juga.

Selulitis

Selulitis adalah infeksi bakteri kulit yang dapat menyebabkan wajah (atau bagian tubuh manapun) untuk secara cepat menggembung dan menjadi panas dan memerah. Jika kamu mengalami gejalanya-dan terutama jika pembengkakannya menyebar dengan cepat- maka atasi hal itu dengan pergi ke ruang gawat darurat secepat mungkin. Jika tidak segera diobati (penerapan antibiotik selama seminggu seharusnya sudah bisa membereskannya), penyakit tersebut dapat mematikan.

Penyakit gondok

Kedengarannya kuno, tapi wabah penyakit yang sangat menular ini telah terlihat di seluruh negeri. Jika kamu juga mengalaminya, kamu mungkin akan menderita sakit kepala, demam, dan nyeri otot di samping pipi, menurut keterangan Mayo Clinic. Jika dokter menegaskan kondisi ini melalui uji air liur atau tes darah, maka satu-satunya pilihan adalah untuk menunggu saja. Kebanyakan kasus akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar dua minggu.

Kelenjar tiroid

Kelenjar berbentuk kupu-kupu di tenggorokan akan memompa keluar hormon yang mengatur metabolisme dan suhu tubuh. Jika kelenjar itu memproduksi terlalu sedikit tiroid, perubahan metabolik dapat menyebabkan jaringan subkutan (alias jaringan yang berada di bawah kulit) menjadi lebih besar. Sehingga semuanya menjadi agak terisi. “Efeknya sering digambarkan sebagai tampak sedikit seperti katak.” Kamu mungkin juga merasa kedinginan dan lemah, dan mungkin memperhatikan bahwa kamu memiliki kulit yang kering atau haid menjadi tidak teratur. Dokter dapat menjalankan tes darah sederhana untuk memeriksanya dan meresepkan obat jika diperlukan.