≡ Menu
werno-werno.com

Pertolongan Pertama Saat Jari Teriris Pisau

Kecelakaan, mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling dramatis sekalipun bisa terjadi di manapun kamu berada, bahkan di rumah. Dapur mungkin merupakan tempat adegan kecelakaan yang paling umum, dari luka bakar, luka teriris, sampai luka yang dalam. Ini sangat umum, karena di dapur, Anda sedang mengalami kontak dengan beragam barang panas dan benda tajam, terkadang tanpa peringatan.

tips obati jari teriris

Di antara semua luka yang terjadi di dapur, jari yang teriris oleh pisau adalah yang paling umum. Meski terkadang luka tidak parah secara dramatis, jari teriris bisa menimbulkan gangguan dan rasa panik. Palagu, jika lukanya cukup lebar dan m,engeluarkan darah terus menerus. Oleh karena itu, mengetahui cara merawat jari yang teriris pisau dengan baik adalah penting.

Luka teriris dianggap sebagai luka paling umum kedua di dapur setelah luka bakar. Lebih dari tujuh puluh persen luka luka di dapur melibatkan jari-jemari, yang mungkin melibatkan pendarahan hebat. Ini juga merupakan cedera dapur yang paling umum yang membawa orang ke ruang UGD. Meski banyak orang sering meremehkan luka teriris pisau, ini bisa sangat berbahaya bila melibatkan beberapa kondisi. Pisau yang tumpul adalah salah satunya. Pisau tajam bisa menyebabkan luka lebih banyak daripada pisau yang tumpul. Namun, luka teriris yang berasal dari pisau tajam sebagian besar dangkal dan hanya memotong permukaan kulit.

Sebaliknya, pisau tumpul sering menyebabkan luka yang lebih serius dan lebih dalam. Itu karena Anda cenderung berusaha lebih keras untuk memotong sesuatu dengan pisau yang tumpul. Anda mungkin juga melakukan gerakan menggergaji dengan itu. Jelas, tekanan ini akan membuat luka yang lebih dalam saat Anda secara tidak sengaja memotong jari Anda dengan itu. Beberapa luka mungkin kecil dan bisa dirawat di rumah, sementara beberapa lainnya mungkin menyebabkan kulit terbelah dan membutuhkan perawatan medis lebih lanjut. Risiko serangan tetanus juga perlu dipertimbangkan jika Anda secara tidak sengaja memotong jari Anda dengan pisau berkarat atau pisau pemotong.

Cara merawat jari yang teriris pisau

Luka teriris pisau bisa menjadi masalah utama saat menyebabkan pendarahan hebat dan luka yang dalam. Meskipun sebagian besar potongan pisau dapat diobati dengan pengobatan di rumah, beberapa orang mungkin perlu perawatan lebih lanjut di UGD. Sebagian besar luka teriris pisau menyebabkan pendarahan, meski tidak selalu mengalami perdarahan hebat. Ada beberapa hal yang harus dilakukan dan dipertimbangkan saat kamu mengalami luka teriris pisau untuk meminimalkan rasa sakit dan menghindari bekas luka.

Jari yang teriris pisau memang mengejutkan Anda sehingga Anda perlu menenangkan diri pada awalnya. Jika lukanya hanya menyebabkan luka kecil dan dangkal, maka segera cuci jari yang teriris di bawah air dingin yang mengalir, untuk membersihkan semua kotoran yang mungkin ada. Jika jarinya terus berdarah, beri tekanan pada jari Anda untuk membiarkan semua darah keluar. Hal ini akhirnya akan menghentikan pendarahan. Faktanya, pendarahan adalah proses penyembuhan alami yang dilakukan oleh tubuh dengan membersihkan area yang terluka.

Setelah pendarahan berhenti, Anda bisa merekatkan plester obat ke jari yang terluka. Jika jarimu terpotong sangat parah sehingga menghasilkan kulit jari terpecah (tersiap), cuci luka di bawah air dingin. Hindari mencuci dengan air hangat atau panas karena bisa merobek jaringan tubuh Anda dan menyebabkan pendarahan yang lebih hebat. Beri tekanan di sekitar area yang terluka untuk menghentikan pendarahan. Bila pendarahan berhenti atau menjadi lebih ringan, tutupi area yang terluka dengan kasa steril.

Jangan menggosokkan alkohol atau yodium karena bisa merusak jaringan. Jaga agar luka tetap tertutup dan ganti kasa tiga kali sehari atau setelah mandi. Anda juga bisa membiarkan luka “bernafas” selama kamu bisa menjaganya bisa tetap higienis.

Kapan harus mencari pertolongan medis?

Jari yang teriris pisau tidak selalu berbahaya. Beberapa luka besar dengan perdarahan hebat mungkin mengindikasikan bahwa ada beberapa pembuluh darah di bawah kulit yang rusak, meskipun hal ini tidak pasti. Untuk luka semacam ini, Anda perlu mencari perawatan medis profesional untuk mencegah luka yang lebih parah. Beberapa luka dalam yang tidak diurus dengan benar juga berisiko terkena infeksi.

Jika Anda mengalami demam setelah jari teriris pisau, disertai luka yang sangat berdenyut, maka Anda mungkin akan mengalami gejala awal infeksi. Larikan dirimu ke UGD untuk bantuan lebih lanjut. Mendapatkan jari yang terpotong oleh pisau berkarat atau pisau pemotong juga memerlukan perhatian medis, karena karat dapat menularkan bakteri yang dapat menyebabkan tetanus. Carilah bantuan medis untuk mengetahui apakah Anda memerlukan suntikan tetanus atau tidak.

0 comments… add one

Leave a Comment