Segudang Manfaat Bunga Sepatu

by Ummi on September 30, 2015

Memiliki bunga berukuran lebar, dengan warna warni cerah, membuat semua orang pasti jatuh hati pada tanaman yang satu ini. Selain bunganya yang cantik, ternyata bunga sepatu juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Daun dan bunganya bisa diolah menjadi teh dan ekstrak yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, infeski bakteri, demam, bahkan kanker.

manfaat bunga sepatu

Bunga sepatu yang dikenal luas dengan nama Hibiscus ini merupakan tanaman asli di sebagian negara di Afrika Utara dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Negara pemroduksi bunga sepatu terbesar di dunia saat ini adalah Meksiko, Jamaika, Thailand dan China. Warna bunganya bisa bermacam-macam, mulai dari merah, kuning, putih, hingga ungu dan memiliki lebar hingga 6 inchi. Bunga sepatu yang berwarna merah adalah yang paling umum dibudidayakan untuk tujuan medis, dan juga banyak tersedia sebagai suplemen makanan.

Teh bunga sepatu juga disebut dengan teh asam karena rasanya yang getir-getir asam. Teh ini dibuat dari campuran bunga kembang sepatu kering, daun, dan calyces bunganya yang berwarna merah gelap. Setelah bunga kembang sepatu selesai mekar, kelopaknya akan jatuh dan calyces berubah menjadi polong yang memegang benih tanaman. Calyses juga sering menjadi bahan utama dalam minuman herbal yang mengandung bunga sepatu.

Manfaat bunga sepatu

Menurut sejarah, bunga sepatu telah lama dijadikan ramuan alami untuk beberapa kondisi di berbagai kebudayaan yang berbeda. Orang Mesir menggunakan teh bunga sepatu untuk menurunkan suhu tubuh, mengobati penyakit jantung dan syaraf, dan sebagai diuretik (peluruh kencing) untuk meningkatkan produksi urin.

Lain lagi di Afrika, teh ini digunakan untuk mengatasi konstipasi, kanker, penyakit liver, dan gejala demam. Bubur yang dibuat dari daun bunga sepatu juga dioleskan ke kulit untuk menyembuhkan luka tergores.

Di Iran, meminum teh bunga sepatu yang asam sudah menjadi pengobatan umum untuk tekanan darah tinggi. Saat ini, bunga sepatu juga terkenal akan potensinya menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian modern menemukan adanya kepastian bahwa baik teh ataupun ekstrak tumbuhan bunga sepatu ampuh untuk menurunkan tekanan darah rendah dan kadar kolesterol. Meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan, namun ini merupakan kabar baik bagi perkembangan pengobatan penyakit jantung.

Bunga sepatu juga mengandung antioksidan yang disebut anthocyanins, yang menyebabkan warna bunganya merah cerah seperti buah berry dan anggur merah. Selain itu, berkat adanya anthocyanins, bunga sepatu juga menunjukkan potensi untuk menyembuhkan kanker, menurunkan berat badan, dan banyak manfaat yang lain.

Penelitian terbaru lainnya menemukan bahwa ekstrak bunga sepatu mungkin memiliki pengaruh pada metabolisme, mencegah obesitas dan penumpukan lemak di liver. Tumbuhan tropis ini bahkan telah berhasil digunakan sebagai bagian dari campuran ekstrak herbal untuk mengobati kutu kepala.

Cara mengkonsumsi bunga sepatu

Kamu bisa dengan mudah membeli teh atau ekstrak bunga sepatu sebagai suplemen makanan di apotek atau toko obat-obatan. Tidak ada dosis khusus yang direkomedasikan karena dosisnya tergantung pada produk yang kamu beli. Tapi biasanya jumlah teh kelopak bunga sepatu dalam setiap satu sajiannya adalah 10 gram dan ekstraknya mengandung sebanyak 250 mg anthocyanin.

Secara umum, teh bunga sepatu termasuk aman untuk dikonsumsi. Namun, masih belum ada ketentuan dosis pasti yang aman digunakan bagi wanita hamil & menyusui, anak-anak, dan penderita penyakit liver atau ginjal. Kamu juga bisa membuat sendiri teh bunga sepatu dengan cara mencuci bersih kelopak bunga sepatu, lalu menjemurnya hingga benar-benar kering. Lalu, seduh kelopak kering tersebut untuk dijadikan teh bunga sepatu.