Sehat alami dengan konsumsi makanan organik

by Ummi on October 22, 2014

Di era yang serba modern ini, pemakaian zat-zat kimia pada bahan makanan sudah tidak bisa dihindari lagi. Selain harganya relatif lebih murah, penggunaan zat kimia juga bisa mempercepat proses pertumbuhan tanaman pangan. Tidak hanya digunakan pada tanaman pangan saja, zat kimia juga diterapkan sebagai pemanis, penyedap, dan pengawet makanan. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi zat kimia tersebut, maka akan menimbulkan dampak buruk di kemudian hari.

Ciri ciri makanan organik yang harus kamu tahu

Sebagai solusi terbaik, disarankan untuk mengonsumsi makanan organik. Makanan organik adalah suatu istilah untuk bahan makanan yang ditanam dan diproses secara alami tanpa melibatkan bahan-bahan kimia seperti pestisida dan pupuk kimia. Untuk bisa dikatakan sebagai makanan ‘organik’, dibutuhkan adanya sertifikasi dari pihak pemerintah yang mengawasi proses penanaman dan pengolahannya.

Banyak orang percaya, bahwa dengan mengonsumsi makanan organik akan lebih aman dari sisa pestisida, memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak, dan rasanya lebih enak dibanding dengan makanan konvensional (non-organik). Perlu diketahui, harga makanan organik lebih mahal disbanding dengan makanan yang konvensional. Ini wajar, karena makanan organik membutuhkan lebih banyak perawatan khusus dan biaya yang tidak sedikit. Jika kamu berminat untuk mengonsumsi makanan organik, maka simak cara mengetahui mana makanan organik berikut ini:

  • Periksa labelnya

Lihat daftar komposisi yang tercantum pada kemasan makanan olahan seperti kecap, bumbu, minyak atau yang lain. Makanan organik seharusnya paling tidak mengandung 90 % bahan alami. Selain itu, juga harus bebas dari bahan tambahan kimia, bebas dari senyawa kimia, iradiasi. Untuk pemakaian pestisida, masih diizinkan selama itu tidak berupa pestisida sintetik.

  • Cek sertifikasi

Biasanya, khusus untuk makanan organik, terdapat sertifikasi dari pemerintah atau lembaga berwenang dari luar negeri yang menyatakan bahwa makanan itu benar-benar organik. Untuk Indonesia, sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh Bio Cert yang diatur oleh Kementrian Pertanian Indonesia.

  • Lihat ciri luarnya

Bahan pangan organik yang dalam kondisi segar (berupa sayur atau buah-buahan) biasanya memiliki penampilan yang tidak mulus dan bersih. Kadang masih ditemukan lubang-lubang kecil bekas gigitan ulat. Meski kurang begitu sempurna, buah atau sayur organik biasanya memiliki warna yang lebih cerah dan tajam disbanding yang non-organik. Buah organik juga tidak berwarna mengilat, karena tidak menggunakan wax atau dilapisi lilin agar awet selama penyimpanan..