Stress bisa gagalkan usaha dietmu

by Ummi on July 6, 2015

Jika kamu merasa lonjakan berat badanmu bukanlah akibat dari terlalu banyak kalori atau terlalu sedikit bergerak, lalu apa penyebabnya? Beberapa teori teratas menyertakan beberapa alasan yang berbeda-beda meliputi :
• Racun lingkungan
• Gula, terutama fruktosa
• Giliran kerja malam dan penyebab lain insomnia
• Kadar stress yang tinggi
• Polusi kebisingan
• Medan elektromagnetik

Banyak dari hal-hal diatas tidak tampak menjadi penyebab yang nyata dari kenaikan berat badan. Bagaimana mungkin zat kimia tak kasat mata atau suara bising bisa menyebabkan orang untuk menimbun lemak? Satu benang merah yang paling umum bagi semua faktor di atas adalah, masing-masing faktor tersebut merubah cara kerja hormon adrenalin sehingga menyebabkan kenaikan berat badan. Kenapa bisa begitu?

Stress bisa gagalkan usaha dietmu

Mode bertahan (Survival Mode)

Semua jenis mamalia mampu mengendalikan berat badan mereka. Bahkan saat asupan makanan mereka sedikit meningkat / menurun. Semua mamalia juga mampu menambah berat badan tanpa harus memakan makanan lebih banyak saat mempersiapkan hibernasi atau saat terancam kelaparan. “Mode bertahan” adalah istilah yang digunakan untuk reaksi penyimpanan ini, dan hal itu juga terjadi pada manusia.

Saat kamu tidak berada dalam “mode bertahan”,  hormon utama stress yakni Cortisol, memiliki ritme harian yang menyehatkan. Kelenjar Adrenalin akan mengeluarkan letupan besar dari cortisol pada pagi hari dan seiring berlalunya hari, mereka akan mengeluarkan jumlah cortisol yang lebih sedikit. Saat hal-hal seperti racun kebisingan dan pemicu stress menggiring kita menuju ke dalam “mode bertahan”, maka waktu produksi cortisol akan berantakan. Saat waktu produksi Cortisol berubah, energi dalam aliran darah akan dibajak oleh lemak di perut dan itu digunakan untuk memperluas sel-sel lemak.

Saat kita menyadari bahwa kenaikan berat badan adalah persiapan untuk kelaparan, sudah jelas mengapa kalau kita makan lebih sedikit makanan, jarang menyebabkan kehilangan lemak yang bertahan lama. Saat kamu menjalani program diet baru, asupan makanmu akan menurun. Jika badanmu sudah dalam keadaan bersiap untuk kekurangan makanan, maka usahamu ini hanya akan membuatnyya bertambah buruk. Meskipun penurunan berat badan jangka panjang tak akan terjadi akibat mendorong dirimu lebih keras, namun itu akan terjadi akibat membuat dirimu nyaman secara lebih efektif.

Daripada kamu harus melakukan beragam diet dan olahraga yang menyiksa, lebih baik gunakan solusi baru berikut ini :
Meditasi, yoga, tidur teratur, konsumsi probiotik, melakukan detox dan pembersihan tubuh dari racun, menghabiskan lebih banyak waktu di alam dan pemijatan.

Semua solusi tersebut telah terbukti bisa menormalkan siklus produksi hormon cortisol dan ini adalah tiket untuk penurunan berat badan yang bertahan lama. Satu-satunya hal buruk yang berkaitan dengan solusi baru ini adalah bahwa mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan banyak orang tidak punya cukup waktu untuk melakukan hal tersebut.