Tanda-tanda Tubuhmu Perlu Mengurangi Asupan Garam

by Ummi on January 4, 2017

Didiagnosa menderita tekanan darah tinggi, adalah salah satu tanda yang pasti bahwa kamu bisa saja berlebihan dalam mengkonsumsi garam. Jadi, sangat penting bagimu untuk membatasi asupan makanan dengan kandungan sodium tinggi agar tekanan darah segera turun. Lalu, bagaimana caramu mengetahui bahwa kamu terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi garam? Berikut adalah gejala jangka pendek mengejutkan yang bisa saja terjadi ketika kamu terlalu banyak mengkonsumsi garam :

Cincinmu terasa terlalu sesak

Kamu belum mengalami kenaikan berat badan, jadi mengapa cincin yang telah kamu kenakan di jarimu selama ini tiba-tiba terasa dua ukuran terlalu sempit? Kemungkinan, jarimu yang tiba-tiba seperti sosis disebabkan oleh retensi air, yang dapat terjadi ketika kamu terlalu banyak makan garam.

“Tubuh kita adalah mesin kompleks yang harus menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit,” kata Dr Mehran Movassaghi dari Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, Caifornia. Dengan mengambil terlalu banyak natrium (sodium), otakmu akan memicu pelepasan hormon yang memberitahu tubuhmu untuk memegang air sebanyak mungkin dalam upaya untuk menjaga segala sesuatunya tidak terlalu jomplang.

Mulutmu menjadi kering

Apakah kamu merasa seperti kamu hanya makan sekelompok bola kapas? Yup, mungkin itu akibat kesalahan garam. Setelah mengkonsumsi banyak makanan tinggi sodium, tubuhmu mulai merasakan bahwa kadar garam dan air dalam tubuhmu keluar dari keteraturan. Untuk mendapatkan segala sesuatunya kembali normal, maka kamu perlu mengambil lebih banyak air, kata Movassaghi. Akibatnya, otakmu akan mengirimkan sinyal rasa haus, yang memintamu untuk memulai menenggak banyak air.

Kepalamu terasa cenut-cenut

Kamu mungkin tidak berpikir bahwa keripik asin yang kamu makan ada hubungannya dengan sakit kepala berdenyutmu. Tetapi penelitian menunjukkan sebaliknya: Orang dewasa yang makan 3.500 mg sodium per hari, menderita sakit kepala hampir tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang hanya mengambil 1500 mg, temuan dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal.

Ada hubungan yang kuat antara tekanan darah tinggi dan sakit kepala. Tapi pemakan garam berat dalam penelitian ini adalah lebih mungkin untuk mendapatkan sakit kepala bahkan jika tekanan darah mereka normal. Para ahli tidak yakin mengapa, tapi satu hal yang jelas: Jika kepalamu terasa seperti mau meledak, cobalah untuk mengurangi garam.

Kamu bolak balik ke kamar mandi

Minum terlalu banyak air bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuatmu harus buang air kecil tanpa henti. Anehnya, makan terlalu banyak garam juga dapat memiliki efek yang sama. Ketika kamu makan makanan dengan sodium tinggi, ginjalmu harus bekerja lembur untuk membersihkan kelebihan garam. Sehingga, kamu akan berakhir dengan kencing lebih sering dari biasanya, kata Movassaghi.

Kamu kehilangan konsentrasi

Terlalu banyak garam, bisa membuatmu dehidrasi. Dan saat kamu menderita dehidrasi, kemampuanmu untuk berpikir dengan jelas bisa berkurang drastic. Ketika wanita mengalami dehidrasi ringan, mereka akan tampil buruk dalam tes kognitif yang mengukur konsentrasi, memori, dan reaksi waktu dibandingkan saat mereka cukup terhidrasi, menurut hasil temuan Journal of Nutrition.

Cara mengatasinya : cepat

Tak peduli gejala kelebihan garam apa yang kamu alami, solusi untuk mengatasinya biasanya adalah sama. Kurangi asupan sodiummu dengan mengurangi makanan kemasan dan di proses, dan minum lebih banyak air ! Saat kamu kembali normal, maka cobalah untuk menjaga asupan garammu tetap dibawah kendali. Para pakar menyarankan untuk memakan kurang dari 2.300 mg garam per hari.