≡ Menu
werno-werno.com

Teh Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Siapa sih yang tak ingin memiliki berat badan ideal dan ramping? Semua orang tentu mengidamkannya. Namun masalahnya, tidak sedikit orang yang kini sedang berjuang keras bergelut dengan masalah obesitas alias kelebihan berat badan. Obesitas biasanya merupakan akibat dari pola makan yang tidak sehat, dan kurang olahraga. Jadi, dengan melakukan diet yang sehat dan olahraga scara teratur adalah senjata terbaik untuk menurunkan berat badan.

teh pelangsing terbaik

Ditambah juga, pastikan untuk menyertakan teh herbal yang menyehatkan ke dalam dietmu. Mengapa teh herbal? Dengan mengkonsumsi beberapa cangkir teh herbal pelangsing akan membantumu dalam meraih target berat badan idealmu sekaligus juga dapat meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Teh herbal juga akan meningkatkan metabolisme tubuh untuk membantu membakar lemak lebih mudah dan lebih cepat. Teh herbal bahkan juga bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dan bisa membantumu dalam menciutkan sel lemak.

Teh herbal juga bisa membantu mengendalikan nafsu makan, sehingga kamu tidak akan memanjakan dirimu untuk makan tanpa batas yang bisa membuatmu bertambah gemuk hari demi hari. Plus, teh herbal mendukung proses detoksifikasi tubuh yang bisa membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Selain bermanfaat untuk diet, teh herbal juga bisa membantu meningkatkan pencernaan, menambah energi, dan membantu mencegah arthritis, gigi keropos, dan kanker. Ada banyak sekali jenis teh herbal di luaran sana. Namun hanya ada beberapa yang paling bagus untuk menurunkan berat badan. Penasaran ? Berikut akan kami ulas tentang Teh Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan ;

Teh Hijau

Saat berbicara tentang teh terbaik untuk menurunkan berat badan, maka teh hijau tentulah yang menempati posisi teratas. Teh hijau mengandung senyawa catechin epigallocatechin gallate (EGCG), yang akan membentuk metabolisme untuk membakar kalori dan mendorong penurunan berat badan. Teh hijau juga akan menaikkan kadar antioksidan dalam tubuh. Selain itu, konsumsi teratur akan teh hijau juga bisa mendukung proses detoksifikasi. Sebuah studi 2014 yang diadakan oleh Penn State menunjukkan bahwa zat ECGC dalam teh hijau mampu membantu memperlambat kenaikan berat badan dengan cara membatasi penyerapan lemak dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak.

Cobalah untuk menyertakan 3-4 cangkir teh ke dalam diet harianmu. Untuk membuat teh hijau, berikut adalah langkah-langkahnya ;
• Taruh 1-2 sendok teh daun teh hijau yang berkualitas ke dalam sebuah cangkir.
• Tuangkan air panas diatasnya.
• Tutup cangkir dan leramkan selama 2-3 menit.
• Saring, dan tambahkan sedikit madu murni lalu minum.

Teh Peppermint

Karena peppermint bekerja sebagai penekan nafsu makan alami, maka teh yang dibuat dari peppermint segar atau kering juga bisa mendukung program penurunan berat badan. Meminum secangkir teh peppermint diantara jam makan bisa mengurangi rasa lapar. Hal ini nantinya akan mencegah dari makan berlebihan dan mengurangi asupan camilan tinggi kalori. Selain itu, peppermint juga rendah kalori, sehingga secara alami juga akan mengurangi asupan kalorimu.

Teh herbal ini juga membantu melancarnkana pencernaan dan mengurangi stress untuk mendukung program penurunan berat badan. Bahkan, aroma menenangkan dari peppermint juga membantu menekan mafsu makan.

Untuk membuatnya, ikuti langkah berikut ini ;
• Tambahkan 1 sendok makan baik dari daun peppermint segar ataupun kering ke dalam segelas air mendidih.
• Tutupi dan leramkan sekitar 10 menit.
• Saring tehnya, dan tambahkan sedikit madu murni dan aduk hingga rata sebelum diminum.
• Minum teh ini, namun jangan sampai lebih dari 3 kali sehari.
Catatan : Bagi wanita yang sedang ingin hamil, wanita hamil dan menyusui, sebaiknya tidak meminum teh peppermint.

Teh Oolong

Teh oolong mendukung program diet dengan cara meningkatkan metabolisme. Seperti halnya teh hijau, teh oolong juga mengandung catechin, yang bisa membantu tubuhmu memetabolisme lemak dengan lebih cepat. Teh ini bahkan bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dan konsentrasi lemak di tubuh.

Sebuah studi 2009 yang terbit di Chinese Journal of Integrative Medicine, menyorot akan pengaruh bermanfaat dari konsumsi teh oolong dalam diet karena teh oolong dapat mengurangi kandungan lemak dalam tubuh dan mengurangi berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme lemak. Selain untuk diet, teh oolong juga baik untuk pasien diabetes dan penaykit jantung. Untuk membuat tehnya, berikut adalah caranya ;

• Masukkan 1 gelas air ke panci dan panaskan hingga mendidih, lalu diamkan selama 2 menit.
• Tuangkan airnya ke dalam teko.
• Tambahkan 1-2 sendok makan daun teh oolong ke dalam air mendidih tadi.
• Tutup dan leramkan selama 1-5 menit.
• Saring dan minum.
• Minum teh ini dua kali sehari.
Daun teh yang sudah digunakan masih bisa dileramkan selama beberapa kali, dan memproduksi rasa baru dengan setiap kali seduhan berikutnya.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

0 comments… add one

Leave a Comment