Tetap Sehat & Langsing Dengan Diet Mediterania

by Ummi on November 8, 2015

Bangsa Yunani tidak hanya mewariskan demokrasi, namun juga pola diet yang bagus. Diet ala orang Mediterania sudah menjadi subjek dari banyak penelitian dan minat selama beberapa dekade terakhir ini. Kesimpulannya, makan dengan gaya diet Mediterania sangat bagus untuk jantungmu, kesehatan secara menyeluruh, dan juga lingkar pinggangmu.

pola makan diet mediterania

Banyak studi yang telah mengaitkan diet Mediterania mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung, stroke, obesitas, dan Diabetes. Bahkan ada beberapa bukti bahwa diet tersebut juga bisa mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer, Parkinson, dan kanker. Ingin tahu lebih banyak tentang diet Mediterania ini agar dietmu bisa sukses? simak ulasannya berikut ini :

Apa yang membuat Mediterranean diet menjadi unik?

Diet Mediterania adalah diet yang didasarkan pada produk makanan yang segar dan lemak yang menyehatkan, seperti yang terdapat dalam minyak zaitun dan beberapa jenis ikan. Daging merah dan makanan manis tidak sepenuhnya dibatasi, namun boleh dimakan untuk sesekali saja (jangan terlalu sering).

Piramida makanan ala diet Mediterania didasarkan pada tarif regional di tahun 1960-an dimana kala itu tingkat penyakit kronis di wilayah tersebut adalah tergolong yang paling rendah di dunia, dan harapan hidup orang dewasanya adalah salah satu yang tertinggi. Hal ini dikarenakan aktivitas fisiklah yang menjadi pondasi dari piramida makanannya.

Apa yang harus kamu makan ?

Harian :

  • Buah dan sayuran segar : Ini merupakan makanan yang dikemas dengan berbagai macam nutrisi, yang dipenuhi dengan antioksidan, vitamin, dan mineral.
  • Minyak zaitun : Lemak yang menyehatkan ini menggantikan tempat mentega atau minyak goreng biasa, dan kamu bisa bebas menggunakannya pada salad dan dalam memasak.
  • Biji gandum utuh (whole grain) : Makanlah roti gandum utuh atau celupkan rotinya ke dalam minyak zaitun.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian : Ini merupakan lemak menyehatkan lain yang bisa kamu makan dalam jumlah wajar setiap harinya. Kacang almond, kenari, mede, dan pistachio adalah yang terbaik.
  • Polong-polongan : Makanan seperti lentil, kacang polong, buncis, dan edamame kaya akan protein, namun rendah kalori dan lemak.
  • Herbs dan rempah-rempah : Gunakan herbs segar maupun kering sebagai ganti dari garam dan bumbu lain yang tinggi kaloriĀ  untuk meningkatkan citarasa dalam menu masakanmu.
  • Produk susu rendah lemak : Yogurt dan keju rendah lemak adalah pilihan yang bagus dan juga sumber baik dari kalsium.

Mingguan :

Satu atau dua kali seminggu, kamu boleh menikmati makanan yang mungkin lebih tinggi kandungan lemak jenuhnya, namun masih memiliki nilai gizi. Hal ini meliputi :

  • Unggas : Ayam mengandung lebih sedikit kolesterol daripada daging sapi. Pastikan kamu menghilangkan kulit ayam dan kelebihan lemaknya.
  • Ikan dan seafood : Makanlah ikan yang dipanggang, dibakar, atau dikukus, dengan menggunakan herbs dan minyak zaitun. Hindari untuk menggorengnya.
  • Telur : Rebus atau kukus telurmu daripada kamu menggorengnya.
  • Keju : Ini meerupakan sumber yang baik dari kalsium, protein, dan vitamin A.
  • Yogurt : Pilihlah Greek yogurt tawar dan taburkan cacahan beberapa buah dan kacang-kacangan diatasnya.

Sesekali saja (Bulanan)

Beberapa makanan ada yang sebaiknya kamu makan beberapa kali saja setiap bulan. Mereka tidak begitu banyak menambah nutrisi ke dietmu, namun mereka memang benar-benar lezat.

  • Daging merah : Cobalah untuk tidak terlalu banyak makan daging asam, sosis, dan daging tinggi lemak lainnya.
  • Makanan manis : Kamu tentu tahu, cake, donut, dan permen sebenarnya sama sekali tidak sehat bagimu. Jika kamu penyuka makanan manis, cobalah menggantinya dengan buah yang rasanya manis seperti rambutan dan semangka. Jenis makanan manis yang menyehatkan ini diperbolehkan untuk dimakan tiga kali seminggu.

Mengapa diet dengan metode ini bisa berhasil ?

Menurut para pakar, diet Mediterania bisa berhasil bagi siapa saja bukan hanya karena ini merupakan pola makan yang bersumber dari makanan yang lebih sehat, namun juga karena diet ini fleksibel.

Beberapa keuntungan terbesar dari diet gaya Mediterania tradisional adalah diet ini mudah untuk diikuti, rasanya juga enak, dan juga tidak butuh biaya mahal serta mudah untuk diterus diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Namun, makanan bukan satu-satunya aspek penting dalam gaya hidup ini.

Faktanya adalah, orang Mediterrania secara historis tidak mengalami kesehatan jantung yang lebih baik hanya dengan makan dengan cara berbeda saja, namun aktivitas fisik mulai dari berjalan hingga merawat kebun dan binatang peliharaan mereka juga bisa berperan besar.

Mereka juga bukan tipikal orang yang suka nonton televisi atau makan dengan terburu-buru. Mereka cenderung lebih santai dan menikmati makanan mereka bersama dengan orang lainnya. Poin pentingnya disini adalah, bahwa aktivitas fisik dan makan dengan kalem mungkin akan krusial untuk kesehatan jangka panjangmu. Jadi, apakah kamu juga ingin mencoba diet ala Mediterania ?