Tips Memilih Pembersih Wajah Sesuai Jenis Kulit

by Ummi on June 16, 2017

Kamu semua sudah pasti tahu bagaimana buruknya tidur di malam hari tanpa membasuh wajahmu terlebih dulu bukan? Sebagian besar pakar perawatan kulit setuju bahwa mencuci wajah di malam hari adalah perawatan yang paling penting untuk dilakukan, namun menggunakan produk yang tepat dan proses yang benar juga sama pentingnya guna menjaga kulitmu tetap sehat, bersinar, dan bebas jerawat.

memilih pembersih wajah

“Mengetahui jenis kulitmu dapat membantumu memilih pencuci wajah yang tepat untuk meningkatkan penampilan kulitmu. Kamu dapat membantu menghindari efek samping dan meningkatkan tekstur kulitmu dengan cara mengetahui bahan-bahan mana yang cocok digunakan untuk jenis kulitmu yang spesifik,” kata Joshua Fox, MD, direktur medis Advanced Dermatology PC. Jika kamu tidak melakukan pekerjaan membersihkan kulit dengan baik, maka kotoran, debu, polusi dan make up sehari-hari bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan kulitmu berjerawat. Untuk itu, berikut akan kami ulas artikel tentang Tips Memilih Pembersih Wajah Terbaik Sesuai Jenis Kulit :

Kulit normal

Bagaimana kamu bisa tahu jika kulitmu termasuk “normal?” Jenis kulit normal mengacu pada orang-orang dengan kulit yang tidak terlalu berminyak atau tidak terlalu kering dan memiliki sedikit ketidaksempurnaan kulit. Kulit mereka tidak terpengaruh banyak oleh perubahan cuaca, memiliki sedikit pori-pori yang membesar dan, di sebagian besar waktu, kulit mereka berseri dan sehat, kata Dr. Fox. Individu ini bisa menggunakan beragam pembersih tanpa terlalu mengkhawatirkan bahan-bahannya. Dr. Fox merekomendasikan menggunakan pembersih yang mengandung antioksidan, asam hidroksi, agen antiinflamasi botani dan retinol.

Kulit berminyak

Kulit berminyak biasanya disebabkan oleh kelenjar sebaceous yang terlalu aktif yang menghasilkan terlalu banyak sebum (minyak), yang mungkin membuat kulit terasa lebih lembut dan bisa menyumbat pori-pori, dan memperparah jerawat. Meski kamu mungkin menganggap kulit berminyak sebagai makanan sehari-hari, ternyata ada manfaatnya juga untuk memiliki jenis kulit ini, karena sebenarnya kulit jenis ini kurang begitu rentan terhadap kerutan, kata Dr. Fox.

Saat harus membersihkan kulit berminyak, hindari produk yang mengandung minyak alami atau sintetis, parfum (wewangian) atau aditif. Jika kamu memiliki kulit berminyak, produk pembersih mukamu harus mengandung bahan yang sama dengan kebutuhan kulit normal, yakni : antioksidan, asam hidroksi, agen anti-inflamasi dan retiniod. Tapi itu juga membutuhkan agen degreasing (pengurang minyak) seperti asam salisilat atau peroksida benzoyl, yang biasanya ditemukan dalam gel dan bukan sebagai pembersih kental. Masker wajah berbasis tanah liat juga bisa membantu, dan kamu mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk mencuci muka di pagi dan sore hari jika kamu memiliki kulit berminyak.

Deirdre Hooper, MD, seorang dermatolog di Audubon Dermatology di New Orleans, setuju bahwa menggunakan produk dengan asam salisilat akan membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi penumpukan minyak. Dan meskipun tergiur untuk mencoba merasakan sensasi bersih yang kesat, Hooper menyarankan untuk menghindari sabun keras yang bisa menghilangkan minyak alami kulit dan membuat kulit terasa kering dan teriritasi.

Kulit cenderung berjerawat

Seperti halnya kulit berminyak, kulit berjerawat ditandai dengan kelebihan sebum pada folikel di wajah Anda. Sebum membuat jalan keluar ke permukaan kulit, membawa sel kulit mati dan kotoran yang menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Jika kamu lebih rentan terhadap jerawat merah, benzoyl peroxide akan membunuh bakteri penyebab jerawat, kata Dr. Hooper. Namun hati-hati, karena konsentrasi benzoil peroksida yang tinggi dapat menjadi bumerang dan membuat kulit menjadi tampak semakin merah.

Carilah pembersih yang mengandung 4 persen benzoyl peroxide, sarannya. Jika komedo menjadi masalah yang lebih utama, asam salisilat akan membantu. Pembersih akan membantumu mengelola dan merawat jerawat, namun tergantung pada tingkat keparahannya, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan perawatan dengan resep yang kuat.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2