≡ Menu
werno-werno.com

Tips Mencegah & Mengurangi Jet Lag Bag 1

Jet Lag? Pernah mendengar tentang istilah tersebut ? bagi mereka yang sudah sering bepergian ke luar negeri tentu sudah sangat akrab dengan imbas dari yang namanya ‘Jet Lag’ atau juga biasa dikenal dengan istilah ‘syndrome perubahan zona waktu’ ini. Istilah ‘jet lag’, menggambarkan tentang berbagai gejala yang terjadi setelah melakukan penerbangan ke zona waktu yang baru. Hal ini terjadi ketika jam biologis tubuh akan terganggu setelah melintasi beberapa zona waktu.

mencegah jet lag

Jam tubuh internal akan menemukan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan perjalanan yang cepat dan zona waktu baru. Tubuh bisa membutuhkan waktu mulai dari beberapa hari sampai beberapa minggu untuk bisa menyesuaikan dan beradaptasi dengan zona waktu yang baru. Jam biologis tubuh akan mempengaruhi tidur dan pola bangunmu, serta nafsu makan, pencernaan, kebiasaan buang air besar, produksi urin, suhu tubuh dan tekanan darah.

Pola tidur yang terganggu adalah salah satu gejala dari jet lag yang paling umum. Gejala lain jet lag termasuk kelelahan, masalah pencernaan, mual, nyeri otot, kurang nafsu makan, sakit kepala, kehilangan ingatan, gangguan penilaian, konsentrasi yang buruk, dan mudah tersinggung. Gejalanya juga bisa bervariasi dari orang ke orang, dan dapat bertahan hingga 5 atau 6 hari jika kamu telah melakukan perjalanan di sembilan atau lebih zona waktu, terutama di arah timur.

Siapapun bisa menderita jet lag, tapi faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan kemungkinan untuk mengalami hal itu. Faktor-faktor tersebut meliputi banyaknya jumlah zona waktu diseberangi, bepergian ke zona waktu timur, dehidrasi, minum alkohol dan kafein selama penerbangan, kurang tidur, stres berlebih dan berusia lebih dari 60 tahun. Jet lag bersifat sementara, tetapi dapat secara signifikan mengurangi kenyamananmu selama melakukan perjalanan liburan atau bisnis. Untungnya, ada beberapa tips dan perubahan gaya hidup yang dapat membantumu mengurangi keparahan dan durasi gejala jet lag. Berikut adalah tips mencegah & mengurangi jet lag :

Merubah rutinitas tidur sebelum jadwal keberangkatan

Penting juga bagimu untuk mengubah pola tidur yang teratur beberapa hari sebelum hari keberangkatanmu. Ini akan membantu jam tubuh internalmu untuk menyesuaikan diri dengan mudah ke zona waktu yang baru. Untuk itu, ubah pola tidurmu untuk sedekat mungkin cocok dengan waktu tidur yang akan kamu ikuti setelah tiba di tempat tujuan. Misalnya, jika kamu bepergian ke timur, maka pergilah tidur satu jam lebih awal dari waktu yang biasa kamu jalani, dan jika kamu bepergian ke barat, maka pergi tidur tidur satu jam kemudian. Buatlah perubahan ini, paling tidak seminggu sebelum keberangkatanmu.

Juga, pastikan untuk mendapatkan cukup istirahat dan tidur sebelum kamu melakukan perjalanan untuk memerangi kelelahan, yang dapat membuat jet lag terasa lebih buruk. Hindari pula untuk melakukan kegiatan yang sibuk, satu malam sebelum keberangkatanmu. Persiapkan perjalanan di jauh-jauh hari dan hindari untuk melakukan kemas-kemas di menit-menit akhir sebelum keberangkatan.

Nikmati sinar matahari sesaat setelah kedatangan

Jika kamu tiba di tempat tujuan selama siang hari, maka penting untuk menghabiskan beberapa waktu di bawah sinar matahari alami. Paparan sinar matahari akan membantu otak kita untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Bahkan, siang hari adalah alat alami yang paling ampuh untuk mengatur siklus tidur-bangun, yang pada gilirannya akan membantu mengurangi gejala jet lag.

Paparan sinar mentari bisa membantu tubuh menyesuaikan diri dengan zona waktu sebelumnya, seperti ketika kamu bepergian ke arah timur. Awal waktu siang dan malam akan membantu tubuhmu menyesuaikan diri dengan zona waktu kemudian, ketika kamu melakukan perjalanan ke arah barat. Cobalah untuk mendapatkan sinar matahari sebanyak yang kamu bisa, tapi ini tidak berarti bahwa kamu harus berada langsung di bawah sinar matahari. Namun, tinggallah di daerah yang teduh atau di sebuah ruangan di mana kamu akan mendapatkan banyak sinar matahari alami. Juga, jangan lupa untuk menerapkan tabir surya yang banyak pada bagian tubuh yang terbuka sebelum pergi di bawah sinar matahari untuk mengurangi risiko terbakar sinar matahari.

Tetaplah terhidrasi dengan meminum banyak air

Tetap terhidrasi adalah langkah yang pertama dan paling penting untuk mencegah jet lag. Bahkan, kamu perlu menjaga tubuhmu tetap terhidrasi sebelum, selama dan setelah perjalanan. Perjalanan lewat udara tampaknya hampir dirancang untuk memeras air keluar dari tubuh, dan udara kabin pesawat yang kering pada saat penerbangan tidaklah membantu.

Kurangnya kelembaban dapat membuat tubuhmu mengalami dehidrasi dengan cepat dan memperburuk gejala jet lag setelah kamu mendarat. Untuk tetap terhidrasi, air putih adalah pilihan terbaik. Kamu bahkan dapat juga mencoba air berperisa atau air lemon. Sebagai bonus tambahan, minum lebih banyak air akan memastikan kamu sering pergi ke kamar mandi, sehingga kamu akan memiliki alasan untuk bangun dan bergerak di sekitar.

Makanlah secara Bijaksana

Sama seperti halnya siklus tidurmu, bepergian ke tempat-tempat dengan zona waktu yang berbeda dapat mempengaruhi rutinitas pencernaanmu. Inilah sebabnya mengapa kamu harus tetap menutup mata pada apa pun yang kamu makan. Jika mungkin sebelum kamu pergi, makanlah makanan di waktu yang lebih medekati pada jadwal makanmu di tempat tujuan mu nanti. Juga, makan diet jet lag sudah cukup populer di kalangan para penumpang yang sering melakukan penerbangan. Diet jet lag adalah panggilan untuk makan makanan berat selama beberapa hari sebelum perjalanan mu dijadwalkan dan puasa pada hari kamu mengambil penerbangan.

Meskipun ketika kamu terlibat dalam diet berat, janganlah makan makanan berkarbohidrat atau berlemak tinggi dekat dengan waktu tidur karena dapat menyebabkan masalah pencernaan dan mengganggu tidurmu pada malam hari.

Selama mencapai tempat tujuan, makanlah makanan kaya protein untuk membantu dengan kewaspadaan dan mempertahankan energi. Cobalah untuk makan makanan ringan dan sehat -seperti kecambah, sup dan salads- sesuai dengan zona waktu yang baru untuk menjaga saluran pencernaanmu tetap berfungsi dengan baik. Makanan yang berat dan dalam porsi besar akan membuat lebih sulit bagi sistem pencernaan untukbekerja dengan lancar, yang dapat memicu gejala seperti sembelit dan diare.

Itu tadi beberapa tips mencegah & mengurangi jet lag Bag.1 yang bisa kamu coba terapkan. untuk tips-tips yang lain, akan kami ulas berikutnya dalam artikel Tips mencegah atau mengurangi Jet Lag Bag2.

1 comment… add one

Leave a Comment