≡ Menu
werno-werno.com

Tips Mengoptimalkan Perkembangan Otak Anak

Saat lahir, otak bayi mengandung sekitar 100 miliar neuron. Selama beberapa tahun pertama, otak anak mengalami periode perkembangan yang menakjubkan – menghasilkan lebih dari satu juta koneksi saraf setiap detiknya. Perkembangan otak ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk hubungan, pengalaman dan lingkungan disekitar anak.

perkembangan otak anak

Di lingkungan yang positif, koneksi dan jalur saraf otak memiliki kesempatan yang lebih baik untuk terhubung ke kabel. Hal ini pada gilirannya memastikan anak memiliki bahasa yang kaya, penalaran dan keterampilan perencanaan – sejak kecil. Sebagai orang tua, kamu dapat mengambil beberapa langkah untuk memastikan bahwa anakmu akan memiliki awal yang kuat dalam hidup dan menikmati otak dan perkembangan fisik yang optimal. Berikut adalah tips mengoptimalkan perkembangan otak anak ;

Jangan merokok selama kehamilan

Untuk memberi bayi Anda awal yang sehat secara fisik sebelum dia dilahirkan, bunda sama sekali tidak boleh merokok dan juga memastikan bahwa Anda tidak membiarkan anakmu yang belum lahir terkena paparan asap rokok. Merokok adalah penyebab nomor satu dari hasil buruk bagi bayi. Bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam asap rokok bisa merusak otak bayi yang belum lahir. Saat kamu merokok selama masa kehamilan, hisapan beracun tersebut masuk ke aliran darah, yang merupakan satu-satunya sumber oksigen dan nutrisi bagi bayimu.

Sebuah studi tahun 2015 yang dipublikasikan di Acta Paediatrica melaporkan bahwa merokok selama masa kehamilan secara negatif mempengaruhi perkembangan otak janin. Perubahan struktur dan fungsi otak terlihat pada anak-anak yang terpapar merokok prenatal. Hal ini dapat menyebabkan gangguan belajar, masalah perilaku dan IQ yang relatif rendah pada anak.

Susui bayimu dengan ASI

ASI sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Selain membangun kekebalan tubuh bayi, ASI juga bagus untuk otak! Lemak dan kolesterol yang ditemukan di dalam ASI memastikan perkembangan otak yang tepat. Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2016 di Journal of Pediatrics menemukan bahwa bayi prematur yang diberi ASI lebih banyak dalam 28 hari pertama kehidupan memiliki volume dari daerah otak tertentu yang lebih besar pada tingkat ekuivalen dan memiliki IQ, prestasi akademik, memori kerja dan fungsi motorik yang lebih baik.

Jadi, inilah alasan bagus lain mengapa kamu harus mempertimbangkan untuk menyusui sendiri bayimu. Menyusui dalam beberapa minggu pertama kehidupan bayi berkontribusi terhadap keuntungan penting dalam kecerdasan dan keterampilan motorik.

Perkenalkan musik pada anak sejak dini

Dengan mengenalkan musik ke dalam kehidupan anak sedini mungkin, maka kamu dapat meningkatkan perkembangan otak mereka. Mendengarkan dan berlatih musik mempromosikan kesehatan kognitif. Sebenarnya, mendengarkan musik menyebabkan pelepasan dopamin, yang memacu motivasi untuk terus belajar. Musik dapat membuat belajar menjadi menyenangkan dan membantu anak-anak memahami hal-hal dengan cara yang jauh lebih baik.

Mengambil pelajaran musik di usia muda juga bisa membuat perbedaan yang signifikan dalam perkembangan otak anak. Sebuah studi tahun 2006 yang dipublikasikan di Brain menunjukkan hubungan yang kuat antara pelatihan musik dan perkembangan otak. Peneliti menemukan bahwa anak-anak yang mengikuti pelajaran musik memiliki perkembangan otak yang lebih baik dan peningkatan daya ingat selama setahun dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mendapat pelatihan musik.

Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2013 di Journal of Neuroscience melaporkan bahwa pelatihan musik sebelum usia 7 tahun membantu perkembangan otak. Anak-anak yang mulai belajar musik sejak dini memiliki koneksi yang lebih baik di seluruh korpus callosum, yang menghubungkan belahan otak besar kiri dan kanan.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

0 comments… add one

Leave a Comment