≡ Menu
werno-werno.com

Ungkap rahasia dibalik pedasnya cabe

Cabe! Siapa yang tidak suka dengan bumbu rempah-rempah yang satu ini? Rasanya yang pedas, memberikan sensasi kenikmatan yang membuat kita semakin berselera makan. Makanan tidak akan terasa lezat tanpa dibumbui dengan cabe. Bahkan, bagi beberapa orang, terutama penyuka cabe, belum lengkap rasanya jika makan tanpa didampingi cabe atau sambal. Jadi wajar bagi mereka penyuka cabe selalu tahu aneka resep sambal penggugah selera makan.

Manfaat & Khasiat Cabe bagi kesehatan dan kecantikan

Perlu diketahui, cabe memiliki lebih dari 200 varietas dengan beraneka warna mulai dari kuning, hijau, merah hingga hitam. Tingkat kepedasannya pun juga berbeda-beda, ada yang tidak terlalu pedas sampai yang menimbulkan sensasi terbakar pada mulut. Cabe bukan hanya sekedar bumbu dapur yang tidak memiliki manfaat sama sekali. Sebaliknya, cabe ternyata memiliki segudang manfaat bagi tubuh dibalik rasanya yang bikin nangis.

Cabe mengandung senyawa alkaloid yang bernama Capsaicin yang kebanyakan terdapat pada bagian biji dan placentanya. Capsaicin inilah yang menimbulkan rasa pedas pada cabe. Yang menjadi kabar baik bagi orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas dan penderita diabetes adalah, capsaicin memberikan efek yang sangat positif karena mampu menstimulasi proses pembakaran lemak dengan meningkatkan metbolisme tubuh melalui rasa panas yang ditimbulkan cabe, serta mengurangi kadar insulin dalam darah.

Tidak hanya itu saja, berdasarkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa capsaicin juga memiliki kemampuan sebagai anti-bakteri (untuk menyembuhkan luka), anti carcinogenic (zat anti kanker), analgesic (pereda rasa nyeri) untuk mengobati migraine dan sinus, serta anti diabetes. Capsaicin juga dipercaya mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah (LDL) sehingga meningkatkan kesehatan jantung dan mampu melindungi tubuh dari serangan stroke.

Selain capsaicin, cabe juga memiliki kadar vitamin C yang tujuh kali lipat lebih besar dibanding buah jeruk. Vitamin C sangat berperan dalam mempertahankan kekencangan dan elastisitas kulit.  Disamping vitamin C, cabe juga mengandung vitamin A, Flavonoid seperti beta karoten, Lutein, Zea –xanthin, dan cryptoxanthin yang merupakan antioksidan ampuh untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Terdapat pula beberapa kandungan mineral seperti potassium, magnesium, zat besi, dan mangaan.

Sebagai catatan, jangan terlalu banyak mengonsumsi cabe dalam keadaan segar karena akan menimbulkan rasa terbakar pada perut dan menyebabkan diare. Sebagai gantinya, gunakan cabe kering yang sudah dijemur, karena tidak akan mengurangi kadar capsaicin-nya..

0 comments… add one

Leave a Comment