≡ Menu
werno-werno.com

Vegetarian Bukanlah “Gaya Hidup Baru”

Untuk mempermudah pembahasan tentang vegetarian, kita mulai dulu dari definisi atau pengertian vegetarian. Pengertian vegetarian secara sederhana adalah sekelompok manusia yang hanya memakan makanan dari nabati, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan saja. Secara garis besar vegetarian terbagi dalam beberapa macam, dan di dalamnya terdapat tiga golongan besar, yaitu:

Pengertian dan manfaat hidup sehat dengan vegetarian

  • Vegetarian Vegan

Kelompok pertama ini adalah ‘vegetarian murni’ yang benar-benar menghindari segala macam makanan yang bersumber dari hewan, termasuk telur dan olahan lainnya yang berasal dari hewan,seperti susu, yoghurt, mentega dan semacamnya. Orang-orang ini murni hanya memakan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian,kacang-kacangan dan semacamnya.

  • Semi Vegetarian

Golongan ini adalah orang-orang yang hanya berpantang terhadap daging merah, seperti sapi, kerbau, kambing dan semacamnya. Namun mereka masih mengkonsumsi hewan-hewan jenis lain, seperti ikan, daging unggas, termasuk telur unggas.

  • Vegetarian Temporer

Yang disebut sebagai vegetarian temporer alias vegetarian sementara ini adalah orang-orang yang menjalani gaya hidup vegetarian, namun sewaktu-waktu mereka masih mau mengkonsumsi daging. Misalnya, pada waktu pesat atau acara tertentu di mana di dalamnya disuguhkan masakan yang terbuat dari daging, mereka ‘puasa’ dari gaya hidup vegetariannya. Namun di luar itu mereka tetap menjalani gaya hidup vegetariannya, di mana mereka hanya mengkonsumsi makanan yang terdiri dari buah-buahan atau sejenisnya. Konon, kelompok ini adalah yang terbesar diantara dua kelompok vegetarian lainnya.

Pola hidup sehat dengan vegetarian sebenarnya bukanlah gaya hidup baru, karena beberapa agama semacam Budha, Hindu, bahkan Kristen Advent semenjak berabad-abad yang lalu telah menganjurkan para pengikutnya untuk menjadi vegetarian atau hanya mengkonsumsi makanan berupa sayur-sayuran, buah-buahan dan sejenisnya. Karenanya, lebih tepatnya jika vegetarian disebut sebagai warisan kebijaksanaan masa silam dibandingkan sebagai ‘gaya hidup baru’.

Pengikut gaya hidup baru vegetarian ini tidak pernah hilang dan bahkan cenderung semakin bertambah  dari tahun ke tahun seiring dengan kesadara manusia akan kesehatan dan pengetahuan akan berbahayanya zat-zat makanan tertentu yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Bahkan pada masa kini muncul semacam fenomena untuk menjadikan vegetarian sebagai ‘gaya hidup modern’, hingga banyak mall atau swalayan sekarang terdapat gerai-gerai yang khusus menyediakan makanan dan masakan serta minuman untuk orang-orang yang menjalani gaya hidup vegetarian.

Faktanya memang penganut gaya hidup yang berpantangan dengan daging dan sejenisnya ini tersebar dimana-mana di berbagai pelosok dunia. Di kaki pegunungan Himalaya, misalnya, ada sekelompok masyarakat yang bernama suku Hunza. Kelompok masyarakat ini sudah terkenal dengan sebagai masyarakat yang menganut gaya hidup vegetarian dan itu sudah menjadi semacam gaya hidup yang mereka warisi secara turun-menurun dari nenek moyang mereka.

Masyarakat dari suku Hunza ini tidak pernah mengkonsumsi bahan makanan kecuali bahan-bahan makanan yang berasal dari sumber nabati. Makanan pokok mereka adalah gandum, kedelai dan buah apricot. Fakta positifnya atau manfaat hidup sehat dengan vegetarian dari masyarakat ini adalah mereka (hampir seluruhnya) memiliki umur yang panjang, jarang menderita sakit,meskipun mereka termasuk pekerja keras yang terbiasa membanting tulang tiap harinya. Fenomena yang tak jauh beda juga terjadi pada suku Abkhasia ada di Negara bagian Georgia,dan juga suku Vilkamba di Ekuador.  So.., tunggu apalagi, ikuti gaya hidup sehat dengan vegetarian sekarang juga..

1 comment… add one

Leave a Comment