≡ Menu
werno-werno.com

Waktu Yang Berbahaya Untuk Minum Kopi

Siapa yang tak suka dengan kopi ? banyak penelitian yang mengaitkan kopi dengan pengurangan resiko terkena dementia, peningkatan metabolisme, dan berkurangnya resiko kanker kulit. Dan tentu saja, kita akan mendapatkan efek pemberian energi yang membara di pagi hari dan membantu kita untuk kembali bangkit setelah melewati kemerosotan energi di sore hari.

Tapi itu tidaklah bertanggung jawab jika kita hanya menyoroti hal-hal yang baik saja dari kopi. Penelitian menunjukkan bahwa dalam situasi tertentu, kamu mungkin ingin menghindari kopi-atau setidaknya menguranginya-untuk menghindari berbagai efek samping dari peningkatan kecemasan hingga kanker hingga kelelahan. Berikut adalah, 4 situasi di mana kopi dapat menyabotase gaya hidup sehatmu dan justru berbahaya bagi kesehatanmu :

Saat seduhan kopimu terlalu panas

Jika kamu suka menyeruput kopi segera setelah selesai diseduh, maka sebaiknya kamu tunggu agak dingin lebih dulu. Mengkonsumsi minuman panas yang lebih dari 65 derajat Celcius dapat meningkatkan resiko kanker esophagus, menurut sebuah laporan baru dari Organisasi Kesehatan Dunia. Itu menyedihkan, mengingat bahwa sebagian besar restoran kopi melayani kopi antara 65 dan 80 derajat Celcius . Jika kamu menyeduh sendiri di rumah, maka juga belum tentu dijamin aman, karena mesin pembuat kopi rumahan, biasanya menyeduh di 85 derajat Celcius. Menambahkan percikan susu atau krim dapat menurunkan suhu, tetapi hanya 5 derajat. Solusi terbaik adalah? Sabar. Secangkir kopi hitam dalam cangkir keramik 10 oz biasanya membutuhkan sekitar 5 menit untuk mendinginkan untuk suhu yang aman untuk diseruput yakni 65 derajat Celcius.

Jika kamu cenderung merasa gelisah

Jika kamu merasa sedang gelisah, menenggak cangkir demi cangkir kopi bisa menjadi biang keladinya. Kafein memiliki efek stimulan pada sistem saraf, kata Ali Miller, RD, LD, CDE, ahli diet terdaftar dan penulis buku Naturally.Nourished. Hal itu menyebabkan pelepasan hormon stres kortisol, memicu respon “fight or flight ” kita, dan telah terbukti bisa memperburuk kecemasan dan masalah tidur, terutama pada mereka dengan gangguan panik dan kecemasan sosial. Untuk mengurangi pengaruh kafein, pertimbangkan untuk mengurangi kopi hingga cukup satu atau dua cangkir kopi per hari atau seruputlah kopi dengan campuran setengah-decaf setengah berkafein, dan batasi dirimu dari minum kopi sekitar 6 jam sebelum tidur.

Saat kamu sedang benar-benar butuh untuk tidur

Kopi mungkin tampak seperti solusi alami untuk menunda kantuk di malam hari dan itu bisa, tapi hanya ke satu titik tertentu saja. Penelitian baru menemukan bahwa kafein berhenti menjadi efektif meningkatkan kewaspadaan setiap kali kamu mendapatkan tidur kurang dari 5 jam selama 3 malam berturut-turut. Alasannya: Jadi, sedikit tidur menyebabkan semacam penurunan tajam dalam kinerja kognitif yang tidak dapat diatasi oleh kafein seberapapun banyaknya. Jika kamu tidak bisa mendapatkan tidur setidaknya 7 jam per malam, maka lewatkan kopi sama sekali dan ambil 20 menit tidur siang ketika tingkat energi menurun, yang mana penelitian menunjukkan dapat membantumu mengatasi gejala kurang tidur dan meningkatkan kewaspadaan lebih baik dari kafein.

Ketika kamu minum secangkir kopi saat fajar

Meminum kopi di jam 6:00 pagi tidak akan menaikkan tingkat energimu sama sekali. Itu karena dalam beberapa jam pertama setelah bangun tidur, tingkat hormon stres kortisolmu berada pada tingkat tertinggi, yang benar-benar akan memberikan mu dorongan energi yang alami. Jadi, banyak ahli setuju bahwa waktu terbaik untuk memiliki cangkir pertama kopi adalah antara jam 10:00-12:00, ketika tingkat kortisol mulai menurun. Dengan begitu, kamu akan mengambil keuntungan dari ketinggian alami tubuhmu, dan menyimpan hantaman kafein di waktu ketika kamu benar-benar membutuhkannya. Jika kamu minum secangkir kopi pertama mu super awal, maka kemungkinan kamu akan perlu secangkir kopi lagi beberapa jam kemudian untuk menjaga momentum. Dan tergantung pada riwayat kesehatan pribadimu, lebih banyak kopi mungkin tidak menjadi hal yang baik bagi kesehatanmu. Bagi individu yang memiliki kondisi kesulitan mengendalikan seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit gastroesophageal reflux, kontra kelebihan kopi mungkin lebih besar daripada pronya.

0 comments… add one

Leave a Comment